Lee Taemin (21) adalah maknae (member termuda) di grup yang debut tahun 2008 itu. Sekaligus, Taemin juga jadi member pertama SHINee yang debut sebagai solois. Sedikit mencengangkan memang mengingat sejak awal debut, Taemin selalu lekat dengan predikat dancing machine, bukan vokalis.
Ketika manajemen mengumumkan debut solonya, banyak yang bertanya-tanya akan seperti apa konsepnya? Taemin selama ini selalu identik dengan maknae yang lucu dan tak jarang berlaku imut di depan kamera. Setidaknya sebelum 'Everybody' dirilis pertengahan 2013 lalu.
Di luar dugaan, Taemin justru tampil dengan image macho, sedikit gelap dan misterius dan agak mirip rocker. Walaupun memang sisi Taemin yang imut tak bisa disembunyikan dari wajahnya.
Sebuah album mini ditelurkan pria yang pernah tampil di variety show 'We Got Married' itu sebagai album solo pertamanya. 'ACE' dipilih manajemen SM Entertainment sebagai judul album, seolah mendefinisikan Taemin sebagai sosok yang paling oke di antara member SHINee karena berhasil terpilih untuk debut solo.
'Danger' adalah lagu andalan di album 'ACE' yang terbilang unik. Memadukan musik dance upbeat dan elektronik, 'Danger' menampilkan vokal Taemin dari segala range vokal mulai dari suara rendah ke tinggi sampai suara bisik-bisik yang diulang-ulang sepanjang lagu.
Thomas Troelsen jadi orang dibalik lagu 'Danger'. Nama ini sendiri sudah tidak asing menggubah lagu untuk artis-artis SM karena sebelumnya mereka juga pernah menciptakan lagu untuk EXO. Oh iya, karena ini Taemin, tetap ada rasa SHINee di dalam lagu andalannya.
Video musik 'Danger' pun jadi ajang pamer kemampuan dance Taemin dan perubahan image-nya. Taemin beraksi bagaikan Michael Jackson, dengan rambut yang dibelah tengah dan ikal serta gerakan-gerakan dance enerjik.
Ada enam lagu yang ada di album 'ACE' dan jangan heran jika hampir semua lagunya terdengar seperti lagu-lagu milik SHINee. Ada bagian-bagian suara Taemin di lagu 'Ace' yang ada di track 1 misalnya, terdengar seperti Jonghyun. Lagu RnB ini ditulis liriknya oleh Changmin 'TVXQ' menjadi pembuka yang pas.
'Danger' ada di track 2 dan dilanjutkan dengan lagu 'Experience' di track 3 yang lebih ngepop. Ada dubstep breakdown jelang akhir lagu meski tidak mendominasi keseluruhan lagu. 'Experience' jadi salah satu lagu terbaik yang ada di album ini.
Lagu 'Pretty Boy' di track 3 dinyanyikan Taemin bersama dengan member EXO, Kai. Kai menyumbangkan suaranya untuk lirik rap di lagu ini dan kolaborasi dua sahabat ini terdengar klop lewat sentuhan pop dan lirik lagu yang ditulis Jonghyun 'SHINee'.
Teddy Riley kembali menyumbang satu lagi di album 'ACE' setelah sebelumnya sukses membuat fans f(x) bergoyang lewat 'MILK'. Lagu berjudul 'Wicked' pun sukses dibawakan Taemin dalam nuansa musik pop dengan suara instrumen brass asyik.
Lagu 'Play Me' yang bertempo medium menutup album ini dengan 'tenang'. Suara Taemin terdengar lembut, berpadu harmonis dengan suara backing vokal.
Memang tidak ada nada-nada tinggi yang terlalu menantang Taemin untuk berteriak, seperti ketika menggantikan Jonghyun di 'Why So Serious' dalam album ini. Namun perkembangan vokalnya sejak debut hingga berhasil merilis album solo seperti saat ini patut diacungi jempol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ron/mmu)











































