Anjloknya saham Yedang Company berawal dari meninggalnya founder perusahaan tersebut, Byun Doo Seob. Penggantinya, Byun Cha Sub pun ternyata harus bermasalah dengan kasus hukum terkait kematian sang kakak dan saham perusahaan.
Anjloknya harga saham Yedang Company menyebabkan perusahaan itu dihapus dari bursa saham. Ketidakstabilan perusahaan pun membuat fans C-Clown sempat khawatir dengan nasib idolanya.
Sempat beredar rumor bahwa C-Clown akan dibubarkan karena masalah ini. Berikut dengan grup lain yang bernaung di bawah Yedang yaitu Rania.
Namun manajemen Yedang Entertainment membantah hal tersebut. Mereka meyakinkan fans bahwa jatuhnya saham Yedang Company, induk perusahaan mereka, bukan disebabkan karena kesalahan sektor hiburan.
"Memang akan ada perubahan di Yedang Entertainment tetapi tidak akan jadi masalah besar," ujar perwakilan Yedang Entertainment kala itu, dilansir Ten Asia, Selasa (18/2/2014).
Manajemen juga menambahkan bahwa para artisnya akan tetap berada di bawah Yedang Entertainment. C-Clown, Ali, Rania dan lainnya pun masih akan terus berkarya dan aktif untuk merilis lagu-lagu baru di kemudian hari.












































