Debut tahun 2012 di bawah manajemen Yedang Entertainment, grup yang digawangi Rome, Kangjun, Ray, Siwoo, T.K dan Maru itu perlahan menarik perhatian banyak penggemar. Musik yang diusungnya ketika debut memang jauh berbeda dengan kebanyakan grup pria yang debut kala itu.
Yedang Entertainment mendefinisikan C-Clown sebagai 'idola KPop generasi baru' ketika perilisan lagu debut 'SOLO'. Musik pop yang diusungnya kala itu memberikan nuansa segar bagi musik KPop di tengah serbuan grup yang kejar-kejaran dengan genre hip hop dan dubstep.
KPop Buzz!: Transformasi C-Clown di Video Musik 'Justice'
Di lagu-lagu pada album berikutnya, C-Clown berusaha untuk tetap berada di jalur musik alternatif. 'Far Away Young Love' dirilis pada tahun yang sama dengan tahun debut mereka, sementara lagu British pop 'Shaking Heart' dirilis awal 2013.
Usai promosi 'Shaking Heart', C-Clown sempat vakum dan mulai jarang terlihat di televisi, namun lebih aktif ke acara-acara off-air. Meski lama tak muncul, jumlah fans mereka terus bertambah. Tidak hanya dari dalam Korea Selatan saja, tetapi juga dari berbagai negara di seluruh dunia.
Berbagai pesan yang dikirimkan fans lewat fancafe maupun media sosial pun menjadi cambuk untuk C-Clown agar segera kembali ke panggung. Akhirnya, memasuki 2014, Yedang Entertainment mengumumkan comeback C-Clown dengan sebuah single, konsep dan image baru.
Main Stage detikHOT KPop hari ini, Selasa (18/2/2014), akan banyak membahas soal grup pria pertama asal Yedang Entertainment, C-Clown. Jangan sampai ada yang terlewat!
(ron/mmu)











































