Usung Musik Non-Mainstream, IU Awalnya Tak Disukai

Main Stage

Usung Musik Non-Mainstream, IU Awalnya Tak Disukai

- detikHot
Kamis, 25 Jul 2013 12:27 WIB
Usung Musik Non-Mainstream, IU Awalnya Tak Disukai
Jakarta - Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Mungkin itu pepatah yang cocok untuk IU. Siapa sangka penyanyi kelahiran 16 Mei 1993 ini mengalami banyak penolakan di awal debutnya sebagai penyanyi solo.

Sebelum sukses dan memiliki banyak fans di seantero Korea Selatan dan juga seluruh dunia seperti saat ini, IU ternyata sempat kesulitan mendapat agensi yang mau menjadikannya trainee.

IU mengikuti sekitar 20 audisi dibanyak perusahaan untuk bisa meraih mimpinya menjadi penyanyi. JYP Entertainment adalah salah satu perusahaan itu. Usianya masih 14 tahun ketika IU menyanyikan lagu milik Bubble Sister berjudul β€˜So Much Love, So Much Laughter' dan JYP Entertainment terpaksa mengeliminasinya dalam sebuah audisi.

Melihat kesuksesan IU sekarang tentu saja ini menjadi pukulan berat untuk JYP Entertainment. CEO perusahaan yang membesarkan nama 2PM tersebut, Park Jin Young, mengaku sangat menyesali keputusan staff yang mengaudisi IU.

Dalam sebuah acara yang disiarkan stasiun KBS 2TV beberapa tahun lalu, JYP mengutarakan kekecewaannya tersebut. "Aku merasa sangat hancur jika melihat IU sekarang," ungkapnya. Dia menambahkan, "Aku akan mencari orang yang menolak IU di audisi JYP waktu itu dan akan memecatnya," ujar Park Jin Young berkelakar.

Gagal di puluhan audisi yang diikutinya, IU akhirnya menjadi trainee LOEN Entertainment di tahun 2007. Lewat manajemen inilah akhirnya gadis bernama asli Lee Ji Eun ini menggunakan IU sebagai nama panggungnya. Nama IU berasal dari 'I and You' yang merupakan simbolisasi bahwa semua orang akan menjadi satu lewat musik yang ditampilkannya.

Tak menghabiskan waktu lama di-training, LOEN Entertainment mempersiapkan IU sebagai seorang solois berkonsep beda dari kebanyakan penyanyi yang ada dan populer di tahun 2008. Tak hanya dari segi penampilan dan identitas tetapi juga dari sisi musikalitas.

Sayangnya identitas dan musikalitas yang ditawarkan IU di awal debutnya tak begitu mendapat sambutan hangat dari masyarakat pecinta musik. Lagu debutnya 'Lost Child', tak begitu mantap di chart. Besar kemungkinan karena musik yang diusungnya tidak mainstream sehingga kalah bersaing dengan grup yang debut di tahun yang sama seperti SHINee, 2AM dan 2PM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tampil dengan kualitas vokal yang luar biasa lewat lagu tersebut, penampilan live perdananya di acara musik 'M! Countdown' September 2008 justru mengundang kritik. Dalam sebuah kesempatan, IU menceritakan kejadian buruk ketika banyak yang meneriakinya dengan kata-kata kasar bahkan menyuruhnya turun dari panggung. Forum anti-fans penyanyi bersuara tinggi ini pun mulai terbentuk dengan sendirinya.

Menjadi sukses tentu tak mudah dan IU merasakan hal tersebut. Perjuangan sahabat baik Cheondung 'MBLAQ' ini terbayarkan ketika album perdananya dirilis tak lama setelah kegagalan single 'Lost Child'. IU mulai menemukan jalan terang di industri musik KPop dan menarik hati semua kalangan sampai dijuluki 'Nation's Little Sister'.

(ron/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads