Dilansir News1 dari AllKPop, Selasa (5/3/2013), A sudah menjalani proses visum untuk menemukan tanda-tanda diperkosa. Sampel dari Si Hoo dan Kim juga sudah diambil.
"Ketika aku mabuk, Park Si Hoo memperkosaku dua kali di rumahnya," ujar A.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku tidur di ruang tengah dengan selimut dari kamar Si Hoo dan mengembalikan selimut pagi harinya. A dan Si Hoo masih tidur dan aku percaya A berpikir aku memperkosanya karena selimut yang aku kembalikan," ujar Kim.
Kasus itu kini semakin rumit, apalagi setelah A dicurigai tak mabuk berat seperti pengakuannya. Dari CCTV terlihat A bisa pulang sendiri dengan normal dan ingat setiap detail kejadian dari saat ia tiba di rumah Si Hoo. Dari history layanan pesan singkat pada sahabatnya, A juga sempat bilang akan berakting sebaik mungkin selama diinvestigasi polisi.
Kini Si Hoo juga melaporkan A dan sahabatnya ke polisi atas laporan palsu, pemerasan, dan pencemaran nama baik. Pemerasan karena A juga sebelumnya sempat ditawari KRW 100 juta atau sekitar Rp 892 juta, namun A menolak dan meminta lebih tinggi.
(ast/mmu)











































