Saat awal debut, Sunggyu mengaku sangat gugup ketika harus menghadapi para member Infinite. Namun sekarang dirinya sudah bisa lebih santai dan tak pernah bereaksi secara berlebihan.
"Ketika kami debut, aku selalu punya reaksi berlebihan tapi sekarang member sudah bisa melakukan segala sesuatu sendiri. Aku juga dulu sering sengaja menyempatkan mencari waktu untuk berdiskusi, tapi sekarang meski tanpa waktu khusus mereka akan memikirkan yang aku sarankan," ujar Sunggyu dalam wawancara bersama 10Asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini masa-masa berpromosi album solo 'Another Me' jadi kesempatan bagi Sunggyu untuk melepas kepenatan selama menjadi leader. Namun Sunggyu kadang sering merindukan member Infinite saat akan manggung sehingga ia sering mengundang mereka untuk datang.
"Bisa berpromosi solo adalah kesempatanku untuk melepas stres sebagai leader karena aku hanya harus mengurus diriku sendiri. Tapi bersama member juga menyenangkan, jadi aku bilang 'jika kau tak punya jadwal, datang ke sini, aku akan menyambut kalian semua'. Tapi yang aku rasakan secara umum mereka hanya ingin beristirahat," ujarnya sambil tertawa.
Lalu, menurut Sunggyu apakah mungkin Infinite bisa bertahan tanpa dirinya?
"Tak mungkin, tak mungkin mereka baik-baik saja tanpaku," jawabnya. "Mereka seperti kehilangan pilar. Aku selalu jadi penengah di tim. Selain wajah, skill variety show, kemampuan vokal, dance, dan lainnya. Aku menaikkan member yang tak terlalu baik dan aku meredam yang berlebihan. Aku yang menyusun strukturnya jadi tak akan bagus tanpaku," sambungnya percaya diri.
(ast/mmu)











































