Tiket yang sudah terjual kurang lebih sebanyak 3.600 tiket. Namun sampai hari ini, baru sekitar 80-an pembeli yang uangnya dikembalikan oleh Starlight Management selaku promotor konser tersebut.
"Kami melaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 40.702.000,-," ujar Putri, perwakilan dari pembeli tiket selaku pelapor saat dihubungi detikHot via telepon, Senin (9/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah terlalu lama menunggu. Saya sendiri sudah mendapat email verifikasi refund dari pihak Starlight, tapi sampai sekarang uangnya belum kembali," sambung Putri.
Putri menyatakan sudah berulang kali menelepon pihak Starlight. Alamat yang diakui Starlight sebagai kantor pun ternyata fiktif dan merupakan studio musik milik Ananda Sukarlan.
(ast/ast)











































