Menurut pantauan detikhot, situs Dreamcatcher itu sama sekali tidak berubah sejak akhir April 2011 ketika mereka mengumumkan daftar pengembalian uang bagi 418 pemegang tiket. Calon penonton yang uangnya belum kembali sudah kehilangan kesabaran dan terus-menerus bertanya pada Dreamcatcher Indonesia melalui Twitter. Tapi, hasilnya tetap nihil, tidak ada jawaban.
Di antara mereka ada yang sudah berkali-kali mendatangi kantor Dreamcatcher namun kantor itu tutup. Nomor telepon pun tidak ada yang bisa dihubungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiket yang sudah terjual berharga mulai Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta. Promotor sudah berjanji akan menyelesaikan semua pengembalian tiket hingga akhir Mei 2011. Namun sampai saat ini masih ratusan pemilik tiket yang belum mendapatkan uangnya kembali.
(ich/mmu)











































