detikHot

kdrama

Harga Saham Semakin Jatuh, YG Akan Debutkan Girlband Baru?

Kamis, 26 Jan 2017 13:52 WIB Selly Juniarti Salim - detikHot
Foto: YG Entertainment.
Jakarta - Harga saham YG Entertainment terus mengalami kemerosotan. Nampaknya, perusahaan yang berfokus di musik dan hiburan ini akan beralih promosi di Jepang serta mendebutkan girlband baru.

Hal ini dipastikan oleh pengamat keuangan dilansir dari BizEnter Korea. Akibat faktor-faktor eksternal, harga saham YG Entertainment telah merosot sebanyak 41%. Walaupun investor tertarik untuk berinvestasi dengan YG, namun peraturan ketat China mendatangkan banyak kekhawatiran.

Sebelumnya, YG telah meraih keuntungan serta penghasilan tinggi dari Q1 ke Q3 di tahun 2016 silam berkat perluasan aktivitasnya di pasar China. Namun, karena pasar China saat ini kurang stabil lantaran Korea dilarang masuk, para ahli menduga bahwa YG akan fokus promosi di Jepang.

"Walaupun YG tidak pernah membatalkan konser dan lainnya, namun regulasi di China semakin ketat. Untuk itu, YG akan berfokus pada pasar Jepang di musim ini," ungkap Yang, pengamat keuangan asal Samsung Securities.

Selain karena regulasi di China, alasan lain jatuhnya harga saham YG dikarenakan boyband jagoannya yakni Big Bang akan segera menjalani wajib militer.

"Rencana untuk tur di Jepang telah diatur, hal ini akan menjadi peran besar dari naiknya saham YG nanti," tambahnya.

YG Entertainment juga dikabarkan sedang mempersiapkan girlband baru setelah sukses mendebutkan Black Pink. Walau begitu, waktu debut dan konsepnya masih belum dijelaskan lebih lanjut.


(dal/mmu)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com