Dalam film yang disutradarai oleh Francis Lawrence tersebut, Jena berperan sebagai Johanna, pemenang Hunger Games dari Distrik 7 yang mendapatkan tekanan dari pihak Capitol. Perawakannya kurus, pucat dan botak, akibat dari apa yang dilakukan oleh Presiden Snow Cs kepadanya.
Namun ternyata, Jena tak benar-benar memangkas habis rambutnya. Dengan bantuan CGI dan seorang perempuan yang benar-benar botak, aktris berusia 31 tahun tersebut hanya memotong pendek rambutnya saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jena tak hanya mendalami karakternya dengan mencukur rambutnya saja. Aktris kelahiran Amerika Serikat itu juga melakukan penelitian lebih mengenai gangguan stres pascatruma (PTSD) yang diderita oleh Johanna.
"Mempelajari apa yang sebenarnya terjadi pada pengidap PTSD sangat mengagetkanku. Bagaimana gangguan itu mengubah tubuh, kepribadian dan mengubah reaksimu terhadap suatu hal. Untuk Johanna, aku melihat hal lain seperti teknik penyiksaan dan kelaparan. Juga kecanduan terhadap morfin," sambungnya. (dal/mmu)











































