Dalam sebuah wawancara, Emilia bicara mengenai tantangan yang dirasakannya ketika pertama melakukan pengambilang gambar 'Game of Thrones' pada 2010 lalu. Salah satunya ketika melakukan ritual memakan hati kuda.
"Rasanya seperti selai beku dengan sedikit pemutih. Aku sesekali melakukan double-take di musim-musim awal, tapi sekarang sudah jarang," ungkap Emilia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami membawa (adegan seksual) ke tingkat yang nyata. Kami tak pernah menyatakan 'Game of Thrones' adalah serial untuk anak-anak! Semuanya pas secara realistis," tambahnya.
(dal/wes)











































