"Dari model ke DJ buat aku nggak jauh-jauh banget kok. Dua-duanya aku nikmatin juga," ujarnya saat berbincang dengan detikHOT belum lama ini.
Model diakui perempuan kelahiran 21 Januari 1995 itu telah lebih dulu ia tekuni sebelum akhirnya menjajal menjadi disc jockey. Bicara tentang profesinya yang satu itu, Sharon mengaku tak mendapat halangan dari orangtua terutama sang ayah yang adalah seorang pendeta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ayahku pendeta tapi dia ngasih izin aku jadi model. Seksi boleh tapi nggak sampai two pieces apalagi naked," ungkap perempuan bertinggi 175 cm dan berat 52 kg ini.

Sharon tinggal mandiri ditemani sang kakak, Endro di apartemen di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Sedangkan ibu dan ayahnya menetap di Malang, Jawa Timur.
Sejak kecil Sharon mengaku selalu didukung sang ayah ikut berbagai macam kontes.
"Aku udah ikut catwalk-catwalk gitu dari usiaku masih lima tahun sama ayah. Dia yang support aku tampil sejak kecil," tuturnya lagi.
Sharon kini hanya ingin fokus menjalani dua kariernya yakni model dan DJ. Dirinya belum terpikir untuk mengambil tawaran berakting lagi. Tak hanya ingin besar di negeri sendiri, Sharon punya impian bisa mengembangkan karier modelnya hingga ke luar negeri.
"Sempat ikut audisi 'Asia's Next Top Model' juga waktu itu, cuma katanya aku masih terlalu muda. Tahun depan mau coba lagi," paparnya.
(doc/mmu)










































