Keluar dari JKT48, Cindy mengaku masih ingin tetap dekat dengan para fans setianya. Ia pun punya cara sendiri untuk itu, salah satunya melalui web pribadi.
"Emang aku mikirnya kalau web itu bagus, iya nggak sih. Dibanding Twitter yang bikin postingnya terbatas. Kalau G+ aku kurang demen main G+. Lagian peminat G+ di Indonesia juga nggak sebanyak orang yang buka web," tuturnya saat ditemui di sela-sela istirahat syuting sinetronnya di kawasan Depok, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat masih bergabung dengan JKT48, Cindy dikenal sebagai member yang pandai memanfaatkan sosial media. Interaksi yang terjalin antara fans dan idolanya terlihat sekali saat itu.
Tak ingin kehilangan momen berharga tersebut. Cindy akhirnya memilih media web selain Twitter dan Instagram, untuk tetap dekat dengan fansnya.
"Kalau punya web sendiri kan tampilannya juga bisa macem-macem. Warnanya aku ubah tergantung mood. Bikin status apa juga tergantung mood. Puji Tuhan banyak yang respek juga sama webnya. Seneng kalau banyak yang komen," ujarnya.
Cindy mengaku ide membuat web salah satunya karena terinspirasi teman-teman di sekolahnya. Banyak teman-temannya yang menceritakan kegiatan sehari-hari mereka ke dalam web. Ia pun tertarik untuk melakukan hal yang sama.
"Webnya dibuatin. Aku yang atur, misal 'aduh jelek nih tampilannya', aku ubah. Di sekolah emang pelajaran TIK aku itu cukup rumit, jadinya ngerti banyak. Dari bikin web, bikin pascal segala," jawab remaja 16 tahun itu.
Cindy memang sangat mengandalkan media sosial untuk menjaga interaksi yang baik antara dia dan orang-orang yang selalu mendukung dia. Meski begitu, ia tetap berencana untuk mengadakan meet and greet (MnG) untuk bisa bertatap muka langsung dengan fansnya.
"Event meet and greet juga aku pengen bikin, mungkin nggak sekarang. Aku pengen nyoba dari sosial media dulu biar lebih deket," tutupnya.
(rna/hkm)











































