Saat pertama kali ditawari bermain sinetron, ia pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu. Apalagi dalam hidup jarang ada kesempatan yang datang dua kali.
"Sebenarnya karena ada kesempatan, dan pengen nyoba. Kan kesempatan nggak dateng dua kali dong. Dapet tawaran, terus kapan lagi, ya udah diterima aja dulu," ujarnya, saat ditemui di sela-sela istirahat syuting di kawasan Depok, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau misal kita les itu kan bayar. Kebetulan di sini, di sinetron, aku sambil akting juga sambil belajar. Sama kayak JKT48, kan juga sambil belajar," tuturnya.
Teknis dalam syuting sinetron ternyata tak sesederhana yang ia bayangkan. Banyak istilah-istilah baru yang belum ia mengerti sebelumnya.
"Aku pengennya belajar dulu deh, jadi aku tuh ngerti kalau syuting itu ambil kameranya banyak. Terus gimana caranya, blocking kamera itu kan penting dan itu harus dipelajari," ungkap gadis yang hobi main air itu.
Cindy baru 2 bulan ini terjun di sinetron. Semangatnya masih tinggi dan belum menemui istilah bosan. "Mungkin karena masih baru, jadi belum nyampe titik jenuh," jawabnya.
Siapa sangka, sebelum menjadi aktris sinetron, dulu Cindy bukanlah orang yang hobi menonton TV. Sebagian besar waktunya ia habiskan bersama JKT48 dan mengerjakan tugas sekolah.
"Aku itu jarang banget nonton TV, apalagi dulu, sekarang juga nonton karena sinetron sendiri. Paling nonton TV aku dulu itu nonton berita sama bola," jelas gadis yang pandai berenang itu.
Memilih sinetron bukan berarti Cindy tak ada minat untuk mencoba layar lebar. Namun ia cukup tahu diri jika kemampuan aktingnya masih harus diasah sebelum memutuskan menjajal sebuah film.
"Pengen sih, tapi belajar dulu lah, aku kan belum ada basic yang pinter banget aktingnya. Makanya di sini belajar. Sekarang mulai nyari-nyari siapa sih yang bisa jadi referensi (akting)," lanjutnya.
(rna/hkm)











































