Hot Profile

Rahasia Piet Pagau Tetap Eksis di Dunia Film

- detikHot
Jumat, 28 Mar 2014 11:30 WIB
Piet Pagau (herianto/detikhot)
Jakarta - Sejak 1977 hingga kini, aktor senior Piet Pagau tidak pernah berhenti main film. Lantas, apa sih alasan pria 63 tahun itu tetap konsisten di dunia akting?

Belum lama ini detikHOT menemui Piet di Gedung Produksi Film Negara (PFN) di Otista, Jakarta Timur. Saat itu, ia tengah syuting film terbarunya berjudul 'Garuda Superhero'.

Ketika itu, Piet memakai kaos warna putih, dipadu celana jeans biru gelap. Wajahnya terkesan galak dengan kumis tebalnya yang khas. Ditambah lagi dengan tato di kedua lengannya yang terlihat sebagian.

Namun, kesan galak itu sirna seketika saat Piet berbincang dengan detikHOT. Pria yang masih nampak bugar di usia 63 tahun itu ternyata sosok yang ramah dan suka bercanda.

"Dari dulu tampang saya ya memang begini, kelihatannya galak, padahal sih nggak lah" ungkap Piet diikuti tawanya yang lepas. Ia mengaku tak pernah sekalipun mencukur kumisnya selama terjun di dunia film.

Bicara kiprahnya di dunia film, Piet pun mengaku tidak ingat sudah berapa judul film yang ia bintangi. Di situs Wikipedia, setidaknya ada 50 lebih judul film dan sinetron yang pernah dimainkannya.

Sebut saja seperti film, 'Djakarta 1966', 'Doea Tanda Mata', 'Naga Bonar', 'Lima Harimau Nusantara', 'Godaan Membara', 'Gadis Metropolis', 'Suami Istri dan Kekasih'. Selain itu, '3 Pejantan Tangguh', 'Lost in Papua', 'Batas', dan masih banyak lagi.

"Itu yang tercatat (di Wikipedia) ya. Saya ini main film sudah dari 1977 sampai sekarang tanpa jeda. Dari mulai peran utama, peran pembantu sampai yang jadi figuran mustinya ikut ditulis di situ," cetus pria yang kerap memainkan karakter antagonis itu.

Kata Piet, dirinya masih ingat betul film debutnya. Mantan pegawai pemerintah itu pertama kali bermain di film 'Mandau dan Asmara'. Kala itu ia mengaku masih berusia 26 tahun. "Di situ peran saya antagonis. Honornya waktu itu Rp. 75 ribu," kenangnya.



Dengan mimik wajah serius, Piet pun membeberkan rahasianya tetap eksis hingga sekarang. Pria asal Kalimantan Barat itu mengaku tidak pernah pilih-pilih peran.

"Dari dulu saya tidak pilih-pilih peran, karena buat saya, jadi aktor itu mata pencaharian. Jadi, mau peran utama, peran pembantu, bahkan figuran, semua saya ambil.

Ditambahkan Piet, dirinya juga gampang dinego soal bayaran. "Orang kan nggak lihat honor saya berapa tiap main film. Buat saya, yang penting karya, dan seperti yang tadi saya bilang, ini mata pencaharian," tandasnya.

(bar/hkm)