Dengan modal nekad, Amber memilih untuk total berakting dan meninggalkan pendidikan SMA-nya di usia 17 tahun.
Dari kota Texas, tempat kelahirannya, ia memutuskan untuk pindah ke Los Angeles. Di sanalah, wanita berzodiak Taurus ini merintis kariernya di depan kamera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Amber mengungkapkan, pindahnya ia ke Los Angeles tak sepenuhnya didukung oleh orangtuanya. Ayahnya yang seorang kontraktor juga ibunya ingin Amber tetap tinggal di Texas.
Namun Amber membuktikan diri bahwa akting memang menjadi pekerjaan yang akan ia fokuskan untuk dijalani ke depannya. Di Los Angeles, ia rutin mengikuti berbagai audisi untuk memperoleh peran. Usahanya pun kemudian membuahkan hasil.
Amber sempat tampil di beberapa serial televisi meski perannya kecil. Hingga kemudian memperoleh peran lain di film seperti 'Pineapple Express', 'Zombieland', 'Drive Angry, dan yang teranyar, 'The Rum Diary'.
"Aku melakukan berbagai peran untuk survive selama hidup sendiri selama 11 tahun. Lewat itu aku melewati masa kedewasaan dan tak ingin cuma terus-terusan tampil selewat saja di depan layar," kata Amber.
Jalannya menuju karier akting yang lebih lebar muncul manakala dirinya bertemu dengan produser bertangan dingin Harvey Wenstein. Harvey pernah diganjar piala Oscar untuk film yang ia tangani berjudul 'Shakespeare in Love'.
Amber pun diberi peluang untuk bermain dalam film 'All the Boys Love Mandy Lane' di 2008. Sayang, film tersebut tak terlalu sukses. Meski begitu, kopi film tersebut beredar dijual dalam bentuk DVD.
(doc/mmu)











































