detikHOT menemuinya usai syuting 'Show Imah', Senin (29/7/2013). Pria bernama lengkap Caisar Aditya Putra itu mengenakan seragam hansip warna hijau. Wajahnya terlihat pucat, seperti kurang tidur. Suaranya pun terdengar serak saat berbincang.
"Joget-joget terus, teriak-teriak, suara jadi serak. Tidur pun kurang, sering cuma satu jam tiap hari. Tapi alhamdulillah sih puasa masih jalan terus," katanya seraya menyeka keringat di wajahnya dengan sapu tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum lagi kalau saya diminta ngisi program lain, atau jadi tamu undangan," sambungnya. Semenjak Goyang Caisar Style yang diciptakannya populer, pria yang punya julukan Mr. Keep Smile tersebut juga mengaku kerap diwawancarai oleh berbagai media.
Sebelum dirinya populer gara-gara Joget Caisar Style, sosok kelahiran Jakarta, 29 Agustus 1989 itu hanyalah seorang pria yang biasa-biasa saja. Bahkan, tak ada yang istimewa.
Sosok pemilik tinggi 172cm dan berat 65kg itu terlahir dari keluarga berekonomi pas-pasan. Karena tak ada biaya untuk kuliah, selepas SMA ia pun terpaksa menjadi tukang ojek di dekat rumahnya.
"Daripada saya nganggur, akhirnya ngojek. Lagian rezekinya halal. Habis, mau kuliah nggak ada biaya. Ngojek dulu sehari bisa dapat sekitar Rp 40 ribulah. Lumayanlah buat nambahin uang saku," kenangnya.
Lewat abangnya, Wawan, Caisar pun kemudian mendapat pekerjaan sebagai asisten komedian Yadi Sembako di 2007. Tugasnya sehari-hari menyiapkan segala keperluan sang pelawak yang khas dengan logat Arab itu.
"Abang saya nomor 4, mas Wawan kerjanya memang jadi manajer beberapa komedian. Saya waktu itu dikenalin sama Bang Yadi, akhirnya jadi asisten dia. Lalu setelah itu jadi asisten Bang Budi Anduk, dan terakhir bang Bopak," jelasnya.

Seiring waktu, Caisar pun akhirnya dapat kesempatan untuk tampil di program 'Show Imah', dan 'Yuk Kita Sahur' di Trans TV. "Awalnya saya cuma jadi penonton, tapi sekarang bisa terlibat main. Nggak nyangka, masih kayak mimpi," ucapnya seraya tersenyum.
Kerja keras anak pasangan Dadang Iskandar, dan Nani Suryati Ningsih itu pun kini telah berbuah kesuksesan. Ia mengaku hal itu tak lepas dari doa orangtua, saudara, sahabat, dan senior-seniornya di dunia komedi.
"Setiap manusia harus terus berjuang mencapai cita-cita. Nggak boleh ada kata menyerah. Alhamdulillah seiring berjalan waktu, saya bisa seperti ini. Saya ucap syukur sama Allah," tandasnya.
(bar/hkm)