Mantan personel grup penyanyi cilik Trio Laris dan band Ecoutez itu punya cara sendiri agar dirinya lebih dikenal, sebelum meluncurkan single dan album solonya. Yang jelas, meskipun persaingan selalu ketat, Delia enggan menyertakan sensasi sebagai bumbu untuk mendongkrak popularitasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan mimik serius, perempuan kelahiran Jakarta, 1 September 1985 itu mengungkapkan, proses dalam pembentukan image dan karya adalah hal yang vital. Dan, menurutnya hal tersebut berpengaruh pada naik-turunnya pamor seorang artis.

Maka, ia pun berusaha untuk menyeimbangkan antara karya yang bagus dan penampilan yang menarik untuk bisa bersaing di industri hiburan. Delia sadar, penampilan itu penting, setara dengan berkualitas musik yang ia bawakan untuk menarik telinga banyak orang.
βNggak perlu pakai sensasi, aku pilih nyeimbangin antara performance aku dan musik yang enak supaya orang kenal sama Delia,β tandasnya.
(doc/mmu)










































