Seperti kebanyakan perempuan yang selektif dalam memilih pasangan, Kharira mengaku dirinya juga memiliki banyak pertimbangan perihal pria yang ingin ia jadikan pendamping hidup. Apa kriterianya?
Tak hanya memperhatikan bibit, bebet, dan bobotnya saja. Pemeran tukang jamu dalam drama sitkom 'Awas ada Sule' ini menuturkan, dirinya juga menilai seorang pria berdasar cara pandang pria tersebut terhadap keadaan di sekelilingnya.
Tampan secara fisik serta mapan, itu sudah pasti. Ia juga tertarik dengan pria yang bisa menerima segala perbedaan mengenai berbagai hal. Termasuk, menerima keyakinan yang ia pegang selama ini mengenai seksi itu sebagai keharusan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, setelah sempat menjalani komitmen dengan beberapa pria bule, perempuan 23 tahun ini menemukan kenyamanan yang ia cari selama ini. Di mata Kharira, pria bule tak hanya romantis, namun juga menerima perbedaan tanpa harus menghakimi.
"Aku lebih senang dengan bule sebenarnya. Mereka itu fair ketimbang cowok-cowok Indonesia," ujarnya.
"Kalau cowok Indonesia kebanyakan pura-pura. Misalnya, nggak ngebolehin ceweknya pakai bikini, tapi kalau ke pantai lihat cewek-cewek berbikini, terus-terusan diperhatiin," sambung Kharira menyebut contoh.
(doc/hkm)











































