Tak hanya memaknainya sebagai saat menahan hawa nafsu, Ramadan juga diartikan sebagai bulan yang penuh keberkahan. Umat muslim pun meyakini bahwa Tuhan menjanjikan lipatan pahala dan rezeki bagi segala kebaikan yang dilakukan di bulan ini.
Seperti yang juga dilakukan oleh Ustad Solmed. Kesibukan sebagai ustad kondang memang telah banyak menyita waktu. Namun di bulan puasa ini, pria bernama asli Soleh Mahmud itu mengaku mengurangi jadwalnya berdakwah ke berbagai tempat.
Solmed menguraikan, dirinya memang sengaja meminimalisasi jadwal berdakwahnya. Bila bulan-bulan sebelumnya ia tak mengenal waktu untuk mengisi undangan ceramah, kini dirinya memilih-milih prioritas pekerjaan yang memungkinkannya bisa memiliki banyak waktu di rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ramadan tahun ini memang saya kurangi pekerjaan saya. Karena di bulan ini, sayang kalau kita lewatkan. Kita nggak cuma ingin mendapatkan satu pahala puasa saja. Tapi juga ingin dapat pahala yang berlipat-lipat," ujarnya.
Maka selain menjalani puasa dan ibadah wajib lainnya, bersama sang istri Ustad Solmed menyiapkan momen khusus di satu hari dalam seminggu selama bulan puasa berlangsung. Yakni, open house untuk menggelar buka puasa bersama. Tak ingin disebut riya atau menyombongkan diri, ustad yang melambung namanya lewat sinetron 'Pesantren dan Rock nβ Roll' ini mengaku hanya ingin berbagi dengan umat dan jemaah di sekitar rumahnya.
(doc/hkm)










































