Perjuangan Emma Stone Meraih Mimpi

Hollywood Hot Profile

Perjuangan Emma Stone Meraih Mimpi

- detikHot
Senin, 09 Jul 2012 12:19 WIB
Perjuangan Emma Stone Meraih Mimpi
Los Angeles - Untuk menjadi aktris Hollywood, Emma Stone hampir memenuhi semua syaratnya, wajah yang cantik, punya bakat akting dan berambut pirang. Namun, Emma masih membutuhkan faktor keberuntungan.

Pada Januari 2004, di usianya yang ke-16, Emma memutuskan pindah dari Arizona ke Los Angeles untuk membangun kariernya di Hollywood. Ditemani sang ibunda, penggemar The Beatles itu langsung berburu casting.

Pintu Hollywood pelan-pelan mulai terbuka untuk Emma. Ia akhirnya terlibat di reality show 'In Search of the New Partridge Family', yaitu sebuah kompetisi untuk tampil di serial 'New Partridge Family'. Sayangnya, meski reality show-nya sukses, serialnya tak pernah ditayangkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegagalan 'New Partridge Family' tak membuat Emma patah semangat. Emma pun mendapat hadiah kecil berupa peran pendukung untuk serial televisi 'Malcolm in the Middle and Lucky Louie'.

Suatu saat, agennya menawarinya untuk ikut casting serial 'Heroes'. Emma pun sangat gembira ketika mendapat pujian di ruang casting. Namun, kegembiraannya lenyap ketika casting director serial itu lebih memilih Hayden Panettiere.

Emma mengaku kegagalannya di 'Heroes' adalah pengalaman terburuk dalam hidupnya. Ia pun nyaris putus asa. Setelah mendapat dukungan dari keluarganya, Emma mencoba melangkahkan kakinya lagi untuk mengikuti casting, kali ini untuk film layar lebar 'Superbad'.

Meski tidak mendapat peran utama di 'Superbad', Emma tak ingin menyia-nyiakan debut layar lebarnya. Ia pun tampil semaksimal mungkin berperan sebagai Jules.

Penampilan Emma di film itu pun menarik perhatian, sutradara Peter Cattaneo. Pada 2008, Peter pun menggaet Emma untuk film komedi 'The Rocker'. Di tahun yang sama, Emma kembali mencuri perhatian lewat film 'The House Bunny'.




Emma akhirnya mendapat peran utamanya di layar lebar pada 2010, yaitu di film komedi garapan sutradara Will Gluck, 'Easy A'. Film itu pun menjadi tonggak sejarah dalam kariernya.

"Saat membaca peran Olive di 'Easy A' saya seperti ingin merangkak masuk ke dalam naskahnya. Dan, saat itu aku bertekad untuk pendapatkan peran itu, itu milikku, itu milikku," tuturnya saat melakukan wawancara dengan NJ.com.

"Aku harus berusaha keras saat audisi dan mendapatkannya. Aku benar-benar ingin menjadi bagian film itu," tuturnya.

Kerja keras Emma pun berbuah manis. Berkatnya aktingnya di film itu, Emma pun mendapat nominasi di ajang Golden Globe Award 2011 dan langsung naik kelas.

Sejak itu, Emma semakin sering tampil di layar lebar, sebut saja film yang dibintanginya 'Friends with Benefits', 'Crazy, Stupid, Love', 'The Help' dan yang terakhir 'The Amazing Spider-Man'.

(hkm/hkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads