"Aku orangnya nggak mudah puas sih. Pengen lebih dan lebih lagi pastinya dan butuh tantangan baru di akting," ungkapnya saat berbincang di kantor Detikhot di daerah Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (7/2/2012).
Menurut Martina, banyak yang menilai aktingnya di film perdana itu bagus tapi dia tak mau percaya begitu saja. "Aku mikirnya mungkin mereka mau bikin senang aku saja, tapi terima kasih kalau dipuji begitu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau harus berperan seksi dan vulgar begitu, jujur dari dulu aku nggak pernah pede. Aku pernah ditawari film yang ada adegan backless-nya tapi aku tolak, padahal sebenarnya filmnya bagus," kenangnya.
Bagaimana jika diiming-imingi bayaran tinggi? "Kalau nggak nyaman buat apa?" sahutnya balik bertanya. "Kalau dipaksakan tentu saja nanti aktingnya jadi nggak nyaman dan kualitasnya jadi nggak bagus," tambahnya.

Martina mengaku dirinya lebih suka dengan film-film yang punya pesan moral dan mampu memotivasi orang banyak. Ia pun menyebutkan 'Denias', 'Sang Pemimpi', dan 'Laskar Pelangi' sebagai film-film yang disukainya.
"Pokoknya aku tertantang untuk main dalam film-film seperti itu, yang bisa memotivasi dan membawa perubahan baik dalam masyarakat kita. Kalau ada film tentang perjuangan seorang wanita, aku pasti nggak nolak," katanya antusias.

Pemilik tinggi 168cm dan berat 48kg itu terus meyakinkan bahwa dirinya ingin serius menekuni dunia seni peran. Ia pun mengungkapkan angan-angannya untuk bisa menyabet gelar aktris terbaik di ajang penghargaan perfilman.
"Aku sering membayangkan berada di sebuah ajang penghargaan. Aku maju dapat piala dan menyebutkan nama orang-orang yang selama ini mendukung aku. Makanya saat ini aku terus berusaha dengan terus latihan akting," tandasnya.
(bar/hkm)











































