Pemilik nama asli Surendro Prasetyo itu tampak jauh lebih gemuk dibandingkan dengan sebelum ditangkap polisi setahun lalu. Selain gemuk, ia juga tampak bahagia. Tentu saja. Sebulan lagi, tepatnya 28 Februari nanti ia bebas dari kewajibannya mengikuti program 'penyebuhan' di Rumah Rehabilitasi Kelima di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
"Hallo, maaf ya lama menunggu," sapanya kepada Detikhot yang telah menunggunya di sebuah kafe di Cipayung, Bogor, Minggu (29/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenakan kaos berwarna abu-abu dipadu jaket jeans krem serta celana jeans hitam, ia tampak santai. Shabu-shabu seberat 0,5 gram memang telah mengantarkannya ke dalam situasi dan tempat yang tak pernah ia inginkan. Tapi, itu jelas bukan akhir dari segalanya.
"Hampir 6 bulan di sini aku malah jadi gemukan karena banyak makan," ungkapnya seraya tertawa. "Beratku naik 12 kg. Waktu masuk rumah rehab 61 kg, sekarang jadi 81 kg," sambungnya merinci.

Pria kelahiran Surabaya, 29 November 1975 itu mengaku merasa nyaman selama berada di rumah rehabilitasi tersebut. Terlebih lagi, ia mengklaim dirinya kini telah bersih dan bebas dari jerat narkoba.
Ketika disinggung soal penyesalan, ekspresinya tampak biasa saja. "Sama sekali nggak ada penyesalan," katanya santai namun terdengar ada penekanan yang serius. Lalu, ia bicara tentang "hikmah" yang bisa dipelajari dari "kegagalan", dan sesuatu tentang "menata hidup lebih baik lagi ke depan".
"Perjalanan hidup dengan proses seperti ini mungkin sudah digariskan Allah," katanya datar. Sesaat kemudian, Yoyo nampak terdiam dan mengalihkan pandangannya ke sudut ruangan. Entah apa yang ada di benaknya saat itu.

Tak lama, mantan suami penyanyi Rossa itu pun kembali bercerita. Meski tidak menyesal pernah jadi pecandu narkoba, ia meminta maaf karena telah mengecewakan banyak pihak terutama keluarganya.
"Dalam kesempatan ini, aku pribadi memohon maaf atas kesalahan yang pernah aku perbuat selama ini kepada semua pihak, terutama keluarga. Yang pasti sudah banyak orang yang mungkin pernah aku kecewakan dan tersakiti dengan kecacatan karakter aku selama ini," paparnya.
(bar/mmu)











































