detikHot

culture

TIM Direvitalisasi 2 Tahun, Seniman: Bagaimana Kami Berekspresi?

Minggu, 24 Nov 2019 17:20 WIB Tia Agnes - detikHot
Halaman 1 dari 2
Foto: Rima Olyvia
Jakarta -

Taman Ismail Marzuki (TIM) sedang direvitalisasi oleh Pemprov DKI sampai tahun 2021. Proyek revitalisasi yang melibatkan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) itu memakan biaya senilai Rp 1,8 triliun dalam waktu pengerjaan 3 tahap.

Saat ini kompleks TIM pun tampak dipagari dengan seng dengan tulisan 'proyek revitalisasi TIM'. Pagar terlihat mulai dari pintu masuk sampai kawasan depan Graha Bhakti Budaya (TIM).

Menurut budayawan Radhar Panca Dahana, revitalisasi TIM hanya berdiskusi dengan segelintir seniman saja.


"Mereka bikin bedeng, main tutup-tutup saja, gedung pertunjukan juga akan ditutup. Itu tanpa berdialog dengan seniman. Pihak Pemda atau Jakpro tidak berdialog dengan wakil-wakil seniman. Mungkin dengan segelintir satu atau dua, yang mewakili tapi kepentingan pribadi," kata Radhar ketika dihubungi detikcom, Minggu (24/11/2019).

Radhar yang mewakili seniman dalam membuat pernyataan sikap 'Cikini' yang diserahkan pada Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta Dadang Solihin juga sempat menanyakan pada DPRD. Tapi hasilnya memang tak ada dialog sama sekali.

"Sehingga selama 2 tahun, seniman mau berekspresi gimana pak, berkegiatan gimana, ngumpul di mana pak," tutur Radhar.

(tia/doc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com