Penjelasan Pemda Soal Patung Ikan Karya Nyoman Nuarta yang Dirobohkan

Erna Mardiana - detikHot
Sabtu, 08 Jul 2017 19:07 WIB
Patung Nyoman Nuarta di Pangandaran dirobohkan. Foto: Istimewa
Pangandaran - Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata menjelaskan alasan perobohan patung ikan karya perupa Nyoman Nuarta. Menurutnya hal itu bagian dari penataan kawasan Pangandaran. Namun diakuinya, ia sama sekali tidak mengetahui patung tiga ikan itu merupakan karya Nyoman.

"Tidak ada yang memberitahu saya itu karya Pak Nyoman. Saya pikir itu patung biasa. Saya benar-benar tidak tahu," ujarnya kepada detikHOT melalui sambungan telepon, Sabtu (8/7/2017) sore.


Karena itu, ia meminta maaf. "Saya paham perasaan Pak Nyoman, saya mohon maaaf sebesar-besarnya atas kejadian ini," ujar Jeje yang mengaku tengah berusaha bisa berkomunikasi langsung dengan Nyoman.

Menurutnya apabila sebelumnya ia mengetahui patung itu karya Nyoman, patung tak akan dirobohkan, tapi dipindah atau digeser. Lokasi patung ikan Nyoman akan direvitalisasi menjadi ruang terbuka hijau dengan patung ikon Pangandaran.


"Kita akan bangun Patung Marlin atau bahasa Pangandarannya ikan jangilus. Kenapa ikan itu yang menjadi ikon, karena jangilus menunjukkan semangat daerah yang sedang membangun. Ikan itu agresif. Jadi bukan karena patung Pak Nyoman jelek, ini karena Pangandaran sudah punya ikon," beber bupati yang baru menjabat sekitar 1,5 tahun ini.

Jeje mengaku soal penggantian patung ini sudah disosialisasikan sejak setahun lalu. Sepengetahunnya, patung karya Nyoman merupakan sumbangan dari perusahaan rokok. "Jadi kita tahunya itu patung Djarum, makanya kita komunikasinya dengan pihak Djarum," ungkapnya. (dar/dar)