Direktur Childrenβs Creative Art Center and Gallery, Dariusz Delik, menyampaikan bahwa tahun ini terdapat 20.915 karya seni anak-anak usia 5-19 tahun yang berasal dari 54 negara. Selain Indonesia, beberapa karya seni dari negara Asia lainnya adalah Tiongkok, Thailand, Filipina, Singapura dan Sri Lanka.
Dubes RI Warsawa, Peter Frans Gontha, mengungkapkan kegembiraannya atas masuknya karya seni anak Indonesia di kompetisi bergengsi dimaksud. Diharapkan ke depannya akan lebih banyak karya-karya seni anak bangsa yang bertanding diberbagai kompetisi internasional, baik di Polandia maupun negara-negara lainnya. Disebutkan bahwa karya seni anak Indonesia memiliki ciri khas dan kualitas yang dapat tidak kalah dengan negara lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
International Children's and Young People's Art Competitionmerupakan salah satu kompetisi terbesar dan bergengsi di Eropa dalam bidang seni untuk anak-anak dan remaja. Selain Ethan, tahun ini kompetisi tersebut juga turut diramaikan oleh karya seni anak Indonesia lainnya dari Ananda Visual Art School yaitu Bella Christa, Matthew Frederick Immanuel, Victoria Gail Gan, Marvel Lucky Sanders, Castiel Sebastian Huang.
Selain itu ada sekolah seni di Bangkalan yang mengirimkan karya seni Muhammad Abrar Butt dan Kemal Alvath, serta karya seni Malya Sasmaya dari sekolah Daun Sanggar Lukis Anak di Gresik. Beberapa karya seni anak Indonesia yang telah ikut kompetisi dimaksud pada tahun-tahun sebelumnya dapat dilihat di sini.
(ich/ich)











































