Slamet Rahardjo Jadi Penyanyi Dangdut di Musuemsuferfest

Laporan dari Frankfurt

Slamet Rahardjo Jadi Penyanyi Dangdut di Musuemsuferfest

Is Mujiarso - detikHot
Minggu, 30 Agu 2015 15:45 WIB
Slamet Rahardjo Jadi Penyanyi Dangdut di Musuemsuferfest
Jakarta - "Kita kerjain dulu Om Slamet," ujar vokalis cewek di grup Orkes Melayu Banter Banget ketika tampil di panggung Indonesia di Museumsuferfes, Frankfurt, Jerman hari kedua, Sabtu (29/8). Sebagai Tamu Utama di pesta rakyat tahunan terbesar di Eropa itu, tim dari Indonesia tak hanya menampilkan musik kontemporer dan pentas seni tradisional, tapi juga musik dangdut.

Orkes Melayu Banter Banget tak lain merupakan bentukan dari Djaduk Ferianto, yang juga tampil di festival tersebut bersama grup lain yang dipimpinnya, Kua Etnika. Kehadiran musik dangdut di festival Tepi Sungai Main itu tentu saja memberikan warna tersendiri, di tengah panggung-panggung lain yang umumnya menampilkan musik β€œajep-ajep” ataupun tango ala Spanyol.

Pada hari pertama setelah pembukaan, Jumat (28/8) orkes melayu tersebut telah tampil dan membawakan lagu-lagu dangdut klasik. Pada malam kedua, mereka kembali tampil, dan memberikan kejutan. Tiba-tiba saja, aktor Slamet Rahardjo yang merupakan β€˜kepala suku’ dari seluruh rombongan seniman Indonesia yang tampil di Museumsuferfest, muncul di panggung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh vokalis β€˜asli’ orkes Banter Banget, Slamet pun langsung diminta berjoged dengan iringan musik. Setelah itu, kemudian ia menyanyikan lagu β€˜Terajana’. Namanya juga aktor, Slamet pun mendadak menjelma menjadi penyanyi dangdut profesional, lengkap dengan goyangannya.

Para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang ada di Jerman berjoged di depan panggung sebagai pemancing para β€˜bule’ Eropa yang berkerumun di depan panggung Indonesia dan penasaran dengan musik yang tengah dimainkan. Melihat banyak orang berjoged asyik, mereka pun satu per satu menyeruak lebih ke depan untuk ikut berjoged.

Djaduk sebagai vokalis utama membuka penampilan dengan lagu β€˜Penasaran’, disambung dengan β€˜Sakit Gigi’ dan lagu-lagu melayu klasik seperti β€˜Selayang Pandang’ dan β€˜Pengalaman Pertama’. Didampingi dua vokalis cewek, Djaduk tampil di atas panggung mengenakan topeng, dan tak henti-henti mengajak penonton untuk terus bergoyang.

Penampilan Orkes Melayu Banter Banget ditutup dengan lagu β€˜Sajojo’ dari Papua. Penonton yang belum puas berteriak-teriak minta pertunjukan dilanjutkan. Namun, hari sudah larut malam. Mereka akan tampil lagi di hari ketiga atau terakhir, Minggu (30/8) malam ini waktu setempat.

(mmu/nu2)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads