Romo Mudji, Dapatkan Inspirasi Lewat Renungan

Pameran Tunggal Budayawan Mudji Sutrisno SJ (3)

Romo Mudji, Dapatkan Inspirasi Lewat Renungan

- detikHot
Jumat, 10 Jan 2014 10:27 WIB
Romo Mudji, Dapatkan Inspirasi Lewat Renungan
Jakarta - Setiap orang punya cara sendiri membangkitkan mood berkarya. Tak terkecuali Mudji Sutrisno SJ, 59 tahun. Budayawan yang akrab disapa Romo Mudji ini terbiasa merenung sebelum mencoret sketsa yang ia pamerkan di Galeri Cipta III Taman Ismail Marzuki sejak 8 Januari hingga 17 Januari 2014.

Pameran bertajuk 'Dari Stupa Ke Stupa' itu lahir dari gairah keheningan spiritualitas yang ditapakinya selama ini. Dia bilang, yang terpenting bukan pada banyaknya pengalaman seseorang.

"Saya suka merenung. Kebiasaan seperti sapi ketika sudah banyak makan, dia akan berhenti sejenak. Esensinya bukan soal banyaknya pengalaman, tapi pengolahan pengalaman dalam keheningan doa," kata Romo Mudji dalam pembukaan pameran, Rabu (8/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara itu melanjutkan, hasil perenungan tersebut muncul dalam bentuk ekspresi seni yang ia tuangkan lewat syair maupun lukisan.

Ada estetika yang dianggapnya sebagai kemampuan kreatif manusia dalam kebudayaannya. Kemampuan kreatif yang kemudian memberi bahasa pengucapan tentang keindahan.

"Kalau sumber inspirasinya dari religiusitas, maka akan menjadi estetika religius. Kalau (inspirasinya) dari nilai-nilai kemanusiaan, maka akan jadi estetika kemanusiaan," ujarnya.

Dalam membuat sketsa, Romo Mudji lebih banyak mengandalkan spontanitas. Ya, karena sketsa memang berbeda dengan lukisan. Harus diselesaikan saat itu sehingga pengungkapan makna terasa lebih dalam.

"Filosofis hitam putih dan berwarna juga lain. Sketsa hitam putih menggambarkan kepolosan, sesuatu yang jujur dan apa adanya. Sementara spiritualitas ada dibalik warna," katanya.

(fip/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads