Wastafel Di Rumah Nikita Willy Dipesan Khusus dari Eropa

Istana Impian Keluarga Nikita Willy (4)

Wastafel Di Rumah Nikita Willy Dipesan Khusus dari Eropa

Tia Agnes Astuti - detikHot
Selasa, 08 Okt 2013 11:27 WIB
Wastafel Di Rumah Nikita Willy Dipesan Khusus dari Eropa
Jakarta - Keunikan ruangan dan detil perabot di kediaman keluarga Nikita Willy tak berhenti sampai di ruang tamu saja. Justru di kamar mandi tamu yang berdekatan dengan ruang keluarga dan tamu terdapat keunikan lainnya.

"Ini wastafel keramiknya sengaja kami pesan dari Eropa. Baru sampai beberapa waktu lalu," kata ibu Nikita Willy, Yora Febrine kepada detikHOT Kamis (19/9/2013).

Sejak pembangunan rumahnya, Yora memang menginginkan detil perabot yang tak mainstream. Ia mengingikan perabot unik dan tak banyak orang yang memilikinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Termasuk untuk soal wastafel. "Kebanyakan kan wastafel itu pakai merk Toto. Saya enggak mau. Saya mau bikin semuanya yang jarang pada punya," ujarnya.

Mengapa ia memesannya sampai ke Eropa? Ide ini juga didapatkannya ketika membaca sebuah majalah home interior yang dibelinya di luar negeri.

Saat itu, ia melihat wastafel yang menarik perhatiannya. Tanpa pikir panjang, Yora langsung menghubunginya.

"Saya lihat alamat dan nomor teleponnya di Eropa, saya hubungi. Saya tanyakan berapa lama pembuatannya, shippingnya gimana. Katanya bisa 6 bulanan. Ya sudah, saya transfer uangnya," katanya.

Satu buah wastafel keramik berwarna putih tersebut dibelinya dengan harga sekitar Rp 60 juta. Menurutnya, ini merupakan harga standar dengan kualitas wastafel yang mumpuni.

Di bawah wastafel terdapat buffet berisikan tiga laci kecil. Benda tersebut Yora sendiri yang mendesainnya dengan warna hitam dan tampak mengkilap.



Keunikan kamar mandi tamu di rumah Nikita tak berhenti sampai di sana saja. Yora juga menunjukkan marmer yang terdapat di dalamnya.

Ia sengaja memesan marmer berwarna merah dan seperti terdapat motif bunga di atasnya. Di dalam marmer, juga ada lampu LED linier yang dipasangnya.

"Lampu LED ini tahan 20 tahun. Yah kalau putus enggak bisa kami apa-apain. Kalau mau dicopot harus dibongkar dulu marmernya," ujarnya.

Meski kamar mandi tamu terkesan ruangan kecil dan suka terlupakan namun Yora tetap ingin memikirkan setiap detilnya. Ia ingin setiap kerabat dan keluarga yang berkunjung bisa terkesan dengan rumahnya.








(utw/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads