Hannah Al Rashid, Mantan Atlet Pencak Silat Kini Bersinar di Layar Perak
Hannah Al Rashid, Mantan Atlet Pencak Silat Kini Bersinar di Layar Perak
Rabu 23 Mei 2018 | 15:00 WIB

Hannah Al Rashid, Mantan Atlet Pencak Silat Kini Bersinar di Layar Perak

Foto: Asep Syaifullah
Mungkin banyak belum mengetahui cerita Hannah Al Rashid yang merupakan seorang atlet Pencak Silat saat dirinya masih di London, Inggris.
 

Mungkin banyak belum mengetahui cerita Hannah Al Rashid yang merupakan seorang atlet Pencak Silat saat dirinya masih di London, Inggris. Belum lama ini detikHOT berbincang dengan Hannah Al Rashid yang tengah menantikan dua film layar lebarnya yang segera tayang.

Kali ini bukan membicarakan soal film terbarunya melainkan kiprahnya sebagai seorang atlet Pencak Silat. Di usia 16 tahun, Hannah Al Rashid sempat mewakili Inggris dan Eropa untuk atlet Pencak Silat. Perempuan kelahiran London 32 tahun silam itu juga sering menjuari berbagai macam kejuaraan Pencak Silat.

Hannah Al Rashid saat pemotretan Celeb of The Month Hannah Al Rashid saat pemotretan Celeb of The Month Foto: Asep Syaifullah

"Gue dulu juara Eropa," bukanya seru.

Baca juga: Pencak Silat Jadi Akar Budaya Keluarga Hannah Al Rashid

"Gue dulu juara Eropa untuk kategori seni sih, itu waktu gue masih kecil masih umur 16 atau 17 tahun gitu waktu masih remaja gitu juara Eropa dan udah keliling dunia untuk kejuaraan. Itu ceritanya banyak banget ada yang gue kalah banget, ada yang gue menang, ada yang gue dapet silver ya pokoknya hanya lima tahun sih jadi atlet dan itu gue juga sambil kerja dan sambil kuliah," tambahnya seraya tertawa.

Sang Ayah Aidinal Hamzah Al Rashid merupakan Bapak Pencak Silat untuk Inggris dan Eropa. Olahraga asli milik Indonesia ini memang sudah diperkenalkan pada Hannah Al Rashid sejak kecil. Sejak itu Pencak Silat menjadi hobi bintang film 'Jailangkung 2' itu dan akhirnya ia pun memutuskan untuk menjadi seorang atlet.

"Jadi sebenarnya Pencak Silat itu hobi dan termasuk hobi yang mahal karena berangkat ke sana-ke sini karena kan nggak dapet dana dari pemerintah, semuanya sendiri makanya kalau dibandingi oleh atlet sini Indonesia dengan atlet Eropa semangatnya kadang jauh lebih gila," ceritanya.

"Yang di Eropa karena kita nggak difasilitaskan dengan padepokan ini, berbeda dengan di sini justru untuk jadi atlet di sini liatnya enak banget lo udah dikasih mess, uang saku dikasih semuanya di berangkatkan ke mana-mana dan loe tinggal latihan tok hidup lah udah," urainya seru.

Hannah pun menceritakan perjuangannya saat menjadi seorang atlet Pencak Silat di Inggris. Merogoh kocek sendiri kerap ia lakukan demi mengikuti kejuaraan mulai bayar hotel hingga tiket pesawat.

"Kita di sana latihannya sambil kuliah sambil kerja untuk latihan pun terkadang kita harus bayar ya untuk sewa tempatnya kalau mau ke kejuaraan kita lebih sering untuk tiketnya dan hotelnya itu pakai uang sendiri jadi effort atlet Eropa itu yang memang federasi Pencak Silatnya lebih kecil kadang effortnya lebih banyak," tambahnya.

Hannah Al Rashid saat pemotretan Celeb of The Month Hannah Al Rashid saat pemotretan Celeb of The Month Foto: Asep Syaifullah

Pencak Silat menurut Hannah Al Rashid merupakan olahraga yang memiliki nilai budaya Indonesia yang sangat tinggi. Mulai dari gamelan, senjata bahkan gerakannya menjadi kesatuan di Pencak Silat.

"Apa martial art yang bisa dilakukan gamelan ada musiknya ada kostumnya, ada weaponsnya, ada budaya dibalik dan ritual dibaliknya dan itu menjadi sesuatu yang menarik sih buat Pencak Silat bagi orang Inggris," pungaksnya.

Baca juga: Hannah Al Rashid Kecam Acara Televisi yang Anggap Perempuan sebagai 'Pemanis'

Di usianya yang menginjak 32 tahun, Hannah Al Rashid kini tengah bersinar sebagai seorang aktris. Film terbarunya 'Jailangkung 2' dan 'Buffalo Boys' bakal segera tayang.

Wardrobed by Ree Indonesia.
Aksesoris by House of Jealouxy.
Make up by Ifan Rivaldi.

* * *
Related Articles
Latest Articles