Ayah dari Banyu Biru itu mengungkapkan hal tersebut saat dihubungi detikhot melalui telepon, Rabu (3/9/2008). Menurut Erros, ketika ikut menerima kedatangan jenazah Sophan, dirinya sempat dibisikin oleh seseorang untuk tidak usah bicara secara rinci kronologi kecelakaan. "Jadi apakah ada sesesuatu yang ditutupi atau tidak, yang tahu pastinya adakah orang-orang dari klub itu sendiri (Harley Davidson-red)," ucap Erros .
"Jadi silakan tanya saja ke mereka," tambah Erros.
Istri Sophan Sophiaan, Widyawati dan kedua anaknya mulai mencurigai ketidakwajaran meninggalnya Sophan saat menerima surat kronologis kejadian dari Polda Jawa Timur. Saat surat tersebut sampai di tangannya sudah dalam keadaan terbuka. "Surat itu sudah sobek saat sampai ke keluarga dan itu berarti sudah ada yang buka," imbuhnya. (eny/eny)











































