"Selama puasa saya minta ke Mas Dhani menahan diri dong, jangan juga meneror saya terus," ujar Maia ketika ditemui di rumah kontrakan sekaligus studionya di Jl Metro Alam V, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2008) petang.
Menurut Maia, akibat pertengkaran yang berlangsung Minggu (31/8/2008) malam itu, Pipit, yang sehari-hari menjadi manajer pentolan Duo Maia, harus dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. "Saya belum tahu kondisi terakhir Pipit, memang ada luka-luka," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan kelahiran Surabaya 27 Januari 1977 itu ternyata menemukan ketiga putranya sedang bermain di pusat perbelanjaan tersebut. Khawatir melihat Al, El dan Dul masih berkeliaran jelang tengah malam, Maia pun langsung mengantarkan ketiga putranya pulang ke rumah di Jl Pinang Mas VII, Pondok Indah.
Setibanya di sana, Maia meminta Pipit menemani dirinya masuk ke rumah itu karena ia khawatir akan keselamatan dirinya. "Setelah masuk, Pipit nggak boleh sama Mas Dhani, lalu Apok disuruh ngusir, terjadilah pengeroyokan itu," jelasnya.
Maia juga membenarkan kalau ketiga putranya melihat peristiwa tersebut. "Al bahkan sempet marah-marah karena kepalanya kejedot," pungkas Maia. (fjr/eny)











































