Seperti telah diberitakan, manajer Maia, Pipit melaporkan Apok, penjaga rumah Dhani ke Polres Jakarta Selatan atas tindak kekerasan. Pipit mengaku dipukul, diseret dan dibenturkan kepalanya ke tembok.
Setelah Pipit, kini giliran Apok yang melaporkan balik manajer Maia tersebut ke Polsek Kebayoran Lama. Senin (1/9/2008), Apok ditemani tiga anak buah Dhani membuat laporan serta BAP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Apok, Maia dan Pipit datang ke rumah Dhani sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka datang ditemani pembantu dan supir.
Dhani kemudian memanggil Apok dan meminta Apok untuk menyuruh Pipit pulang karena hari sudah malam. Menurut Apok, tiga kali permintaannya tak ditanggapi sehingga ia menarik lengan Pipit.
Ketika itulah terjadi tarik-tarikan sehingga Pipit terhempas ke tembok. Ketika ditarik itu pula menurut Apok, Pipit menampar dirinya dan mencakar pelipisnya.
Dalam kejadian yang berlangsung di teras itu, Maia menyaksikan. Tapi menurut anak buah Dhani tersebut Maia hanya berteriak tanpa berbuat apa-apa.
"Saya berhak dong menjaga kehormatan rumah mas Dhani. Dulu aja ngebangun rumah itu pakai keringat mas Dhani, mba Maia tanpa sedikit pun. Kenapa mbak Maia nggak menghormati," tutur Apok sambil menyudahi pembicaraan.
(fta/fjr)











































