"Saya sih menunjukkan totalitas saya saja. Lagian dalam adegan itu memang harus ada supaya nyambung ceritanya. Tapi kalau nggak perlu nggak akan saya jalani," urainya saat ditemui di Platters Cafe, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2008).
"Lagian saya tahu di luar imej saya itu ya seperti itu, selalu mengumbar sesksualitas," lanjut Andi pasrah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena filmnya bergenre komedi seks, Andi pun pikir-pikir untuk mengajak anak-anaknya menonton film perdananya. Kalaupun nantinya dua anaknya menonton, ia akan memberi banyak bimbingan.
"Karena pendidikan seks lewat visual itu bisa dijadikan pelajaran. Setiap adegan harus diberi penjelasan, tapi dengan catatan pendidikan agama harus kuat dulu, biar bisa ngerem," tandasnya. (eny/dit)











































