Sidang cerai Dea-Eel berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB di ruang sidang 3, Pengadilan Agama Bekasi, Jl. Jend. Ahmad Yani, Bekasi, Selasa (10/6/2008). Agenda sidang adalah perdamaian.
Begitu sidang dimulai, pimpinan sidang hakim Sabiati pun menanyakan pada Eel, apakah ingin melanjutkan gugatannya. Eel menjawab pelan, "Lanjutkan."
Sabiati kemudian bertanya pada Dea. Ketika itu mantan personel Warna tersebut tak dapat menahan lagi kesedihannya. Air matanya tumpah.
"Kalau memang itu sudah keputusan suami saya, saya ambil saja yang terbaik," ucapnya dengan tersedu-sedu.
Melihat Dea menangis, hakim meminta ibu satu anak itu menahan diri. Ia lalu memberikan nasihat pada pasangan suami-istri yang sudah beberapa kali bermasalah itu.
"Yang datang ke pengadilan keluarganya pastinya bermasalah, tapi pengadilan bukan harus menceraikan, kita akan berusaha mengislahkan," begitu nasihat Sabiati.
Nasihat tersebut hanya disambut anggukan Dea dan Eel. Sabiati kemudian mengetuk palu dan melanjutkan sidang dua pekan mendatang masih dengan agenda perdamaian. Dea dan Eel dimintanya meminta bantuan orang yang mereka percaya untuk mendamaikan. (eny/eny)











































