"Dari umur satu bulan aku dibotakin tujuh kali, biar akarnya kuat. Kalau ketemu temen aku suka adu-aduan rambut. Makanya sampai sekarang rambutku bagus," kisahnya saat ditemui di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (16/5/2008).
Bagi Titi, rambut adalah segalanya. Ia sangat sayang pada rambutnya yang panjang melebihi bahu itu.
Pernah suatu kali bintang film 'Drop Out' (DO) itu berniat memotong pendek rambutnya. Ketika sampai di salon, niat tersebut langsung buyar.
"Nggak ada keren-kerennya rambut pendek," katanya.
Saking sayang pada rambut panjangnya, Titi pernah menolak tawaran akting. Meski tawaran tersebut dianggapnya menantang, ia tetap menolak karena diminta potong rambut.
Pengalaman buruk soal rambut panjang bukan tak pernah dialami artis yang juga berbisnis restoran itu. Ia pernah dijambak orang yang mengira rambutnya hasil hair extension. Saat menjadi model suatu produk pun Titi pernah merasakan rambutnya rusak. Gara-gara selama satu bulan terus disasak, dicatok, rambutnya merah dan bercabang.
(eny/eny)











































