Suaminya yang pengacara itu mencalonkan diri jadi Walikota Bandung. Farhat maju sebagai calon independen dengan Asep Din sebagai wakilnya tarung pada Pilkada Bandung 10 Agustus 2008.
Bukannya senang, Nia mengaku tidak siap dengan pencalonan Farhat. "Kalau boleh jujur saya sih nggak siap," akunya saat ditemui di Plaza Basmar, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (13/5/2008) sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita bertahun-tahun hidup nggak ada yang ngatur. Bisa semau kita. Tapi kalau sudah jadi walikota. Perilaku, tindakan, penampilan juga pasti disorot. Itu yang bikin masih saya masih berat," papar selebΒ kelahiran 17 April 1964 tersebut.
Di samping itu Nia rupanya juga memikirkan soal dana kampanye. "IniΒ kan modalnya gede banget. Tapi kalau dia sudah siap saya ikutin ajaΒ deh," lanjutnya pasrah. (dit/kee)











































