Sakaw adalah istilah pria kelahiran 20 Februari 1970 tersebut untuk menggambarkan kejenuhannya selama tidak ngemsi. "Pas muncul lagi di depan kamera, kacau banget. Intonasinya beda dan semuanya nggak sama. Nggak tampil, sakaw rasanya," ujarnya kepada detikhot saat ditemui di Senayan City belum lama ini.
Saat ini Farhan kembali membawakan acara talk show ringan di salah satu stasiun televisi swasta terbaru. Kali ini, sohib Indy Barends tersebut merasa pekerjaannya lebih menantang dan menuntutnya berpikir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin menjadi presenter sampai tua, mudah-mudahan aja bisa punya TV sendiri," harapnya disambung tawa. (ebi/dit)











































