"Sebelum kejadian ini dua atau tiga bulan lalu ayah saya meninggal," tuturnya dengan air mata berlinang dalam jumpa pers di Jl. Mampang Prapatan 16 no. 28, Jakarta Selatan, Kamis (8/5/2008).
Tangis Rico membuat jumpa pers terhenti kurang lebih 3-5 menit. Setelah penyiar radio itu tenang, jumpa pers kembali dilanjutkan.
"Ayah angkat saya juga membaca dan mendengar berita bahwa telah terjadi pencabulan. Beliau minta segera diklarifikasi berita tersebut," ujar Rico yang mengaku sebagai anak angkat Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsudin itu.
Rico membantah kalau kekasihnya Achy yang menurut orangtuanya telah dicabulinya, melakukan visum. Hingga Rabu (7/5/2008) Achy tak divisum karena telah terjadi perdamaian antara kedua belah pihak.
Musibah yang menimpanya tersebut dianggap Rico sebagai suatu pembelajaran. Meski usianya sudah tak muda lagi, 34 tahun, ia merasa belajar untuk lebih dewasa.
"Saya akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertindak," tandasnya.
(eny/eny)











































