"Biasalah aku keringetan. Ditanya apa jawab apa, suka nggak nyambung juga," tuturnya soal rasa groginya saat berbincang dengan detikhot di Jakarta Convention Center, Senayan, Kamis (1/5/2008) malam.
Saking groginya, jika tengah diwawancara Afgan tak berani untuk melirik atau malah menyapa orang lain. Ia harus benar-benar fokus pada orang yang mewawancarainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Afgan mengaku ia tengah belajar untuk mengatasi rasa groginya. Ia pun dengan senang hati melayani media yang mau mewawancara dirinya karena bisa jadi ajang latihan.
(eny/eny)











































