"Mungkin di masa depan, aku bisa jadi Menteri Pemberdayaan Wanita. Boleh dong jadi menteri. Namanya juga cita-cita," ujar Maia ditemui dalam acara Sarasehan Budaya di The Hall, Senayan City lt. 8, Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2008).
Maia mengaku sangat prihatin dengan permasalahan yang dialami kaum wanita.
Tapi kendati ia tertarik jadi menteri, bukan berarti ibu beranak tiga itu mau begitu saja duduk di dunia politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekarang ini, pentolan duo MAIA itu masih menikmati perannya sebagai seorang musisi dan ibu rumah tangga. Jikalau pun akhirnya Maia berkesempatan jadi menteri, ia ingin melakukan observasi mendalam, bagaimana menjadi wakil rakyat yang baik.
"Aku sih sekarang jadi diri sendiri aja, tapi membuktikan kalau perempuan juga mampu," tuturnya ramah. (yla/dit)











































