Merasa nasibnya dipermainkan oleh aparat hukum, Fariz mengaku kalau dirinya telah hancur. "Saya nggak bisa menyatakan perasaan saya kecuali hanya kekecewaan yang amat sangat. Saya merasa diri saya sudah hancur, saya merasa kebebasan dan hak saya sebagai warga negara telah dipermainkan," jelas Fariz emosional ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera No. 133, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2008).
Kekecewaan Fariz tersebut meluap karena sejak pertama perkaranya disidangkan, ia membutuhkan kepastian soal status hukumnya. Pelantun 'Barcelona' itu menginginkan agar proses hukum yang dijalaninya berjalan dengan cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fariz pun berharap agar Jaksa Penuntut Umum bekerja lebih profesional dalam menangani kasusnya. Sidang berikutnya akan kembali digelar Rabu (27/2/2008) pekan depan dengan agenda yang sama.
(fjr/yla)











































