Menurut sebagian dari mereka, Dhani terlalu sombong. Tapi sebagian dari mereka menilai, harga Rp 1 juta terlalu murah bagi seorang Ahmad Dhani.
"Kalau dia bilang segitu berarti harga dia segitu. Nggak pantes aja untuk seorang Ahmad Dhani. Kalau Rp 100 juta baru mantab," ujar reporter infotainmen salah satu televisi swasta kepada detikhot, Selasa (19/2/2008).
Sementara itu bos infotainmen, Ilham Bintang menilai permintaan Dhani sangatlah konyol. Beberapa kali Dhani memang mencoba mengendalikan pemberitaan yang beredar tentangnya. Baik mengenai kehidupan pribadi ataupun pekerjaan.
"Konyol aja, dia nggak ngerti peran media. Bill Clinton aja nggak pernah mau dibayar," jelas Ilham kepada detikhot via ponselnya.
Jika benar Dhani meminta para pewarta membayar demi mendapatkan pernyataan darinya, Ilham memilih memberi saran kepada para wartawan untuk mengabaikan hal tersebut. Narasumber punya hak jawab, jika ia tak mau memakainya, tak alasan untuk dipaksa.
"Dhani selalu memposisikan diri, seolah-olah dia punya selling poin. Itu kekeliruan. Dia selama ini mengira jurnalistik itu persekongkolan," tambah Ilham.
Sementara itu Habib Umar yang tak lain adalah pengacara Dhani tidak membantah atau membenarkan komentar sang presiden Republik Cinta itu. Menurutnya kalaupun Dhani minta bayaran itu wajar.
"Tapi ya nggak apa-apa kalau infotainmennya mau. Namanya orang dagang kan nawarin barang jualannya. Kalau ada yang mau beli silahkan, nggak juga nggak apa-apa," tandas Habib Umar.
Namun Habib Umar tak bisa memastikan apakah ucapan Dhani itu hanya candaan atau serius. "Saya nggak tahu karena nggak dengar langsung," tuturnya menutup pembicaraan. (yla/yla)











































