Merasa Diteror, 'Wapres' JK Mengadu ke DPR

Merasa Diteror, 'Wapres' JK Mengadu ke DPR

- detikHot
Senin, 18 Feb 2008 18:17 WIB
Merasa Diteror, Wapres JK Mengadu ke DPR
Jakarta - Wapres 'Republik Mimpi', Jarwo Kwat, merasa diri dan keluarganya mendapat ancaman dari orang tak dikenal. Karena merasa diteror, 'Wapres' JK pun akhirnya mengadu ke DPR.

JK dan sejumlah Presiden 'Republik Mimpi' ditemani oleh Effendy Ghazali mendatangi fraksi Partai Demokrat di gedung Nusantara 1 DPR, Senin (18/2/2008). Mereka langsung ditemui oleh wakil ketua fraksi Parta Demokrat, Johny Alen dan sejumlah anggota fraksi lainnya di ruang 925.

"Alasan kami datang kemari karena bapak Jarwo Kwat merasa diteror setelah pada Sabtu dinihari kemarin rumahnya didatangi oleh 4 orang laki-laki tak dikenal," ujar Effendy kepada para anggota DPR yang menemuinya, Senin (18/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lanjut Effendy, tak hanya didatangi, sejumlah SMS yang bernada menakut-nakuti pun juga diterima oleh JK.. Jarwo Kwat pun mengaku kini ia dan anak istrinya telah meninggalkan rumahnya di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur sejak Minggu (17/2/2008).

"Saya mengungsi ke rumah dek Effendy dan anak istri saya menginap di rumah mertua saya," tutur JK dengan wajah sedih.

Anggota fraksi Partai Demokrat pun merespon pengaduan JK dan para Presiden 'Republik Mimpi' dengan antusias. Mereka berjanji untuk mempelajari dan menidaklanjuti laporan tersebut.

Rombongan 'Republik Mimpi' berjanji akan mengadu ke Komisi Nasional Hak Azazi Manusia (Komnas HAM) jika pengaduan mereka tidak mendapat respons dari anggota fraksi Partai Demokrat di DPR. "Kita juga akan lapor ke Komnas HAM. Tapi kita lihat dulu setelah dari sini," pungkas Effendy. (fjr/fjr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads