Video jokes berbau porno tersebut diketahui Maia saat ia tiba-tiba dipanggil Kepala Sekolah tempat anak-anaknya menuntut ilmu. Di sekolah, Al dan Dul memperlihatkan video itu pada seorang teman perempuan mereka. Kontan si teman perempuan itu menangis melihat video yang memperlihatkan seorang pemain bola berlari dan terlihat alat vitalnya .
Ketika ditanya Maia, Al mengaku mendapatkan video tersebut dari Dul. Sedangkan Dul saat diinterogasi mengatakan video itu dari temannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengacara Maia, Sheila Salomo tak menyebutkan dengan jelas siapa tante yang dimaksud Dul. "Masalahnya yang sangat keberatan itu Mba Maia, keberatan dengan orang besar yang punya anak kok menyebarkan video itu ke anak seumur Dul," jelasnya saat dihubungi detikhot melalui telepon, Rabu (6/2/2008).
Perbuatan si tante itu menurut Sheila bisa dikategorikan pelanggaran hukum. Pihak Maia juga bisa mengajukan tuntutan. Namun sampai saat ini, Maia memilih menyelesaikan masalah anak-anak itu dengan cara kekeluargaan.
"Komunikasi dulu ke ayahnya, komunikasi dengan tante itu. Nggak boleh sembarangan main tuduh. Biar si Dul ngomong ke bapaknya dan bapaknya ngomong ke tante itu," tukas Sheila. (eny/eny)











































