50 Cent Khawatir Barack Obama Dibunuh

50 Cent Khawatir Barack Obama Dibunuh

- detikHot
Rabu, 06 Feb 2008 11:16 WIB
50 Cent Khawatir Barack Obama Dibunuh
Jakarta - Barack Obama kini menjadi satu-satunya kandidat kuat calon Presiden Amerika Serikat keturunan kulit hitam. Namun tidak semua warga negara Amerika Serikat yang berkulit hitam mendukung Obama. Penyanyi rap 50 Cent misalnya, ia mengaku tidak akan memilih Obama karena khawatir calon Presiden dari Partai Demokrat itu akan dibunuh.

Pernyataan 50 Cent itu bukan untuk mendoakan Obama agar benar-benar terbunuh. Namun pelantun lagu 'In Da Club' tersebut memiliki keyakinan kalau rakyat dan sistem politik di Amerika Serikat belum siap memiliki Presiden dari keturunan kulit hitam.

"Saya khawatir mereka akan membunuh Obama kelak," ujar 50 Cent seperti dilansir Contactmusic, Rabu (6/2/2008). 50 Cent yang sejumlah video klipnya sering menampilkan perempuan seksi malah memilih rival Obama di Partai Demokrat, Hillary Clinton.

Menurutnya istri Bill Clinton itu merupakan sosok yang tepat untuk menjadi Presiden Amerika Serikat untuk menggantikan George W. Bush. 50 Cent berpendapat pengalaman Hillary mendampingi Bill Clinton selama masih menjadi Presiden menjadi salah satu tolak ukurnya.

Amerika Serikat memang punya sejarah gelap di bidang Hak Azasi Manusia, khususnya hak-hak untuk warga kulit hitam. Di era tahun 50-an hingga pertengahan 70-an terkenal kelompok yang bernama Ku Klux Klan yang pada saat itu tidak jarang melakukan tindak kekerasan bahkan pembunuhan terhadap warga kulit hitam.

Bahkan salah satu tokoh warga kulit hitam Amerika Serikat, Martin Luther King, meninggal dunia akibat dibunuh.
(fjr/fjr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads