Walau hukuman untuknya terbilang ringan, wajah Pasha terus terlihat tegang sebelum, selama dan sesudah persidangan. "Gua bukan pasrah, tapi gue tegang, gue nggak bisa smile dan kaku," ujarnya saat ditemui seusai menjalani persidangannya di Pengadilan Negeri Bogor, Jl. Pengadilan Negeri, Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/1/2008).
Walau mengaku tegang, bapak 2 anak itu menerima putusan Majelis Hakim. Baginya bukan masalah siapa yang benar dan siapa yang salah ketika menghadapi persidangan tersebut. Pasha akan menjadikan pengalamannya ini sebagai pelajaran berarti dalam menjalani hidup ke depannya.
(fjr/fjr)











































