"Kayaknya sepi banget. Aku kesepian, kita semua kesepian. Tapi nggak papalah, kalaupun Pak Wapres ada di sana (Republik Mimpi) ya mungkin dia nggak akan tenang," tutur Anya ditemui detikhot di Polres Tangerang, Senin (7/1/2008).
Menurut penasehat komunikasi politik Republik Mimpi Effendi Ghazali, Minggu (6/1/2008) malam kemarin, polisi mendatangi Metro TV tempat syuting acara yang dibintangi Jarwo Kwat. Sayang polisi pergi tanpa hasil karena JK tak ikut syuting.
Soal kedatangan polisi yang kabarnya berjumlah 10 orang itu, Anya mengaku tak tahu-menahu. Pastinya apapun yang terjadi, sama seperti rekan-rekan di 'Republik Mimpi', ia akan tetao mendukung sang wapres.
"Kalau nggak ada dia di Republik Mimpi siapa yang jadi wapresnya, yang cocok dia doang," tandasnya. (eny/eny)











































