Pengacara Tanggapi Video TikTok Sarwendah yang Diduga Sindir Ruben Onsu

Pengacara Tanggapi Video TikTok Sarwendah yang Diduga Sindir Ruben Onsu

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Kamis, 22 Okt 2026 22:03 WIB
Ruben Onsu dan Thayaka
Ruben Onsu dan anak angkatnya. Foto: Instagram @justrubenofficial
Jakarta -

Pengacara Ruben Onsu, Minola, menanggapi video TikTok Sarwendah diduga menyindir keputusan Ruben mengadopsi Thayaka. Ia mengaku tidak heran dengan munculnya konten yang dinilai bernada sindiran tersebut.

"Nggak apa-apa. Itu kan haknya mereka, bukankah dari dulu mereka udah nyindir-nyindir nih? Bukankah masalah ini menjadi suatu masalah yang besar ketika mereka juga memamerkan sindiran-sindiran? 'Cong-jing', 'nggak butuh duit lu', kan ini kan dari awal sudah ada. Terus sekarang apa yang heran?" kata Minola saat ditemui di kawasan Jakarta, hari ini.

Ia menilai, pola komunikasi tersebut bukan hal baru. "Kan orang itu kan kadang-kadang sulit untuk keluar dari tabiat aslinya. Ya, sulit dari keluar dari habit-nya gitu lo, ya itu habit-nya. Polanya kan sudah seperti itu gitu lo," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Kalau sekarang ternyata mereka kembali ke pola awalnya, ya itulah mereka. Kan nggak perlu kita heran. Jadi kalau masih ada masyarakat netizen yang heran, justru saya yang heran. 'Lo, kok lu heran? Selama ini kan polanya memang seperti itu.' Betul kan? Bukan saya yang ngarang-ngarang kan? Kan begitu kira-kira intinya," pungkasnya.

Selain itu Minola menegaskan, keputusan Ruben mengadopsi Thayaka terjadi secara spontan, bukan karena pertimbangan tertentu atau demi pencitraan. Ia mengungkapkan Ruben tergerak setelah melihat kondisi bayi tersebut yang memprihatinkan.

"Tidak ada pertimbangan! Ini juga satu hal yang salah. Pihak publik mencoba menggiring gitu, apa pertimbangannya, pertimbangannya itu, karena mungkin dia nggak ada. Nggak ada pertimbangan! Itu spontanitas. Ya, saya juga tanya sama Ruben, itu spontanitas. Karena dia melihat ada anak yang kemudian itu diterlantarkan di kardus, dan kemudian dia lihat kondisinya sangat mengiba sekali dia, kan begitu. Dan kemudian tidak ada orang yang mau merawatnya. Kan begitu. Dan ketika dia melihat kok ada chemistry, ya kemudian dia menawarkan dirinya aja untuk merawat anak itu," lanjut Minola.

Ia juga membantah anggapan Ruben, mengadopsi anak laki-laki demi pencitraan atau alasan terkait jenis kelamin. Menurut Minola, niat baik tidak seharusnya terus-menerus dicurigai.

"Jadi bukan karena pertimbangan ini supaya pencitraan, terus kemudian, 'Oh, ini anak laki-laki ini akan dibesarkan karena dia laki-laki, bukan perempuan ini,' kan terlalu melebar kalau saya rasanya. Ya, justru kalau banyak pertimbangan ya sesuatu hal itu kadang-kadang bisa nggak jadi dijalankan. Kita mau makan gitu tapi banyak pertimbangan, mau makan sesuatu tapi pertimbangannya banyak, pasti nggak jadi makan kita," ujarnya.

"Jadi, jangan selalu mendramatisasi sesuatu hanya untuk memenuhi pemikiran-pemikiran supaya kelihatan Ruben itu apa pun yang dilakukan adalah salah," tegasnya.



(fbr/wes)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads