Nurul tergelitik untuk melawan kekerasan setelah ia membaca buku 'Perempuan Dirantai Kekerasan'. Dalam buku tersebut ada kisah seorang ibu yang cukup memilukan.
"Saya tahu ibu-ibu juga ada pada posisi seperti yang Ibu Roro alami. Dia membela putranya. Jangan sampai kita dibutakan mata anak laki-laki kita mengalami kekerasan," ujarnya serius, saat ditemui di Aksara, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2007).
Untuk melawan kekerasan, menurut ibu dua anak itu, ia mencoba melakukannya dari berbagai sisi. Paling utama, katanya adalah melalui undang-undang.
"Media juga bisa membantu, supaya tidak terus terjadi kekerasan pada perempuan," pungkasnya. (eny/eny)










































